Sumatera Utara, Tapanuli – Kepala Rumah Tahanan Negara Tanjung Pura, Francisco Pandia membantah keras dugaan keterlibatan dirinya dalam praktik tekanan berkedok media terhadap sejumlah Lapas dan Rutan di Sumatera Utara sebagaimana informasi yang beredar.
Hal ini juga ditegaskan langsung oleh Tim Humas Rutan Tanjung Pura bahwa pihak Rutan dan Kepala tidak pernah memberikan arahan, perintah, maupun keterlibatan dalam upaya meminta sejumlah uang dengan dalih kerja sama media atau pemberitaan. informasi tersebut tidak benar dan berpotensi merusak nama baik institusi pemasyarakatan.
“Tudingan tersebut tidak berdasar. Kami menjalankan tugas sesuai aturan dan menjunjung tinggi prinsip profesionalitas serta integritas,” tegasnya.
Terkait penyebutan nama BIL, Tim Humas menyatakan yang bersangkutan tidak memiliki hubungan struktural maupun kewenangan dalam pengelolaan Rutan Tanjung Pura. Ia juga menegaskan tidak pernah memberikan akses khusus kepada pihak luar untuk melakukan komunikasi yang dapat menekan warga binaan.
Selain itu, mengenai warga binaan bernama Ags yang disebut mendapat perhatian khusus, Tim Humas Rutan Tanjung Pura menegaskan bahwa seluruh warga binaan mendapatkan perlakuan yang sama sesuai standar operasional prosedur yang berlaku. Tidak ada fasilitas khusus di luar ketentuan yang diberikan kepada narapidana tertentu.
Tim Humas Rutan Tanjung Pura juga membantah adanya keterlibatan mantan warga binaan bernama SN alias Kelewang dalam aktivitas internal rutan. Tim humas menegaskan bahwa setiap proses pengeluaran maupun pengiriman warga binaan dilakukan secara resmi oleh petugas yang berwenang dan tercatat secara administratif.
Sementara itu, Francisco P, Karutan Tanjung Pura menyatakan pihaknya terbuka terhadap pengawasan dari Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Sumatera Utara guna memastikan seluruh pelayanan dan pengelolaan rutan berjalan sesuai ketentuan.
“Kami siap jika dilakukan pemeriksaan ataupun klarifikasi. Kami juga mendukung penguatan pengawasan demi menjaga integritas pemasyarakatan,” ujarnya.
Pihak Rutan Tanjung Pura juga mengimbau agar setiap informasi yang beredar dapat dikonfirmasi terlebih dahulu kepada pihak resmi, sehingga pemberitaan yang disampaikan tetap berimbang dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.
Dengan adanya klarifikasi ini, Rutan Tanjung Pura menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan tugas secara profesional, transparan, dan akuntabel sesuai arahan pimpinan serta peraturan yang berlaku.



