Tapanuli, Samosir – Pemerintah Kabupaten Samosir menjalin kerja sama strategis dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) untuk memperkuat sektor pariwisata, memperluas akses pembiayaan bagi pelaku UMKM, serta mendorong digitalisasi layanan publik.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepakatan (MoU) tentang pengelolaan keuangan dan pemanfaatan layanan jasa perbankan yang dilakukan Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bersama Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu di Hotel Marianna, Senin (22/6/2026).
Selain MoU, dilakukan pula penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BTN dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), RSUD Dr. Hadrianus Sinaga, serta Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja Kabupaten Samosir.
Bupati Samosir Vandiko T. Gultom mengatakan pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
“Kerja sama dengan BTN menjadi langkah strategis dalam memperkuat pembangunan daerah melalui peningkatan layanan publik, penguatan sektor UMKM, serta perluasan akses layanan keuangan bagi masyarakat,” ujar Vandiko.
Salah satu program utama dalam kerja sama tersebut adalah pembiayaan bagi pelaku UMKM melalui subsidi bunga kredit nol persen dari Pemerintah Kabupaten Samosir.
Melalui skema tersebut, pelaku UMKM yang memiliki KTP dan menjalankan usaha di Kabupaten Samosir dapat memperoleh pembiayaan hingga Rp100 juta dengan tenor maksimal tiga tahun. Program itu diharapkan mampu meningkatkan daya saing usaha sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat.
Vandiko juga mengapresiasi respons cepat BTN yang mampu merealisasikan kerja sama hanya sekitar satu bulan sejak pembahasan awal dilakukan. Ia berharap sinergi tersebut segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk melalui pembukaan kantor BTN di Kabupaten Samosir.
Sementara itu, Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu menilai Kabupaten Samosir memiliki posisi strategis sebagai bagian dari Kawasan Danau Toba yang merupakan Destinasi Pariwisata Super Prioritas Indonesia.
Menurutnya, pengembangan pariwisata harus berjalan seiring dengan pemberdayaan UMKM agar manfaat ekonomi dapat dirasakan secara luas.
“Pariwisata memiliki keterkaitan yang sangat erat dengan UMKM. Karena itu pengembangan pariwisata harus berjalan beriringan dengan pemberdayaan UMKM sehingga pertumbuhan ekonomi memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” kata Nixon.
Sebagai tindak lanjut kerja sama, BTN akan memperluas akses pembiayaan produktif melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan berbagai skema pembiayaan lainnya, mendorong digitalisasi transaksi UMKM, mendukung layanan perbankan di RSUD Dr. Hadrianus Sinaga, serta memperkuat digitalisasi pengelolaan keuangan daerah bersama BPKAD.
BTN juga menjajaki kolaborasi lain seperti pengelolaan sampah kawasan wisata, promosi produk unggulan Samosir seperti kopi dan tenun, serta pengembangan sumber daya manusia guna mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
