AFF U-19 Diharapkan Bangkitkan Gairah Sepakbola Sumut

Tapanuli, Medan – Gelaran ASEAN U-19 Boys’ Bank Sumut Championship 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Sumatera Utara mulai 1 Juni mendatang diharapkan mampu menjadi titik awal kebangkitan sepakbola daerah, khususnya di Kota Medan dan Sumatera Utara.

Harapan tersebut disampaikan tokoh olahraga Sumut, Iswanda Nanda Ramli saat berkumpul bersama sejumlah mantan pemain PSMS Medan dan mantan Ketua Pengprov PSSI Sumut, Idrus Djunaidi di sebuah kafe di Medan beberapa waktu lalu.

Menurut Iswanda, kehadiran turnamen internasional usia muda tersebut dapat memberi dampak positif terhadap semangat generasi muda untuk menekuni dunia sepakbola.

“Dengan melihat langsung anak bangsa bertarung memperjuangkan nama negara, ini akan menjadi motivasi tersendiri bagi anak-anak usia dini di Kota Medan dan Sumatera Utara untuk juga bisa membuktikan kualitas dirinya melalui olahraga,” ujarnya.

Ia juga menilai kesiapan Sumatera Utara sebagai tuan rumah sudah cukup matang, terutama dari sisi sarana pertandingan dan dukungan penyelenggaraan lainnya.

“Secara infrastruktur sudah sangat siap dengan menyiapkan tiga stadion yang bakal dijadikan venue pertandingan nantinya. Selain itu, aspek lainnya juga sudah disiapkan dengan sangat baik,” katanya.

Pandangan serupa disampaikan mantan pemain PSMS Medan dan Timnas Indonesia, Abdul Rahman Gurning. Ia menyebut event internasional seperti AFF U-19 penting digelar di daerah yang memiliki fasilitas memadai agar pembinaan usia muda semakin berkembang.

“Ini akan memicu minat anak-anak usia dini untuk mengembangkan bakatnya sebagai pesepakbola dan bisa berprestasi kedepannya,” ujarnya.

Abdul Rahman juga menyoroti perkembangan sepakbola Sumut yang dinilainya belum mengalami kemajuan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Karena itu, ia berharap momentum AFF U-19 bisa menjadi pemantik semangat seluruh pihak untuk kembali membangun prestasi sepakbola daerah.

Sementara itu, legenda PSMS Medan, Iwan Karo Karo mengatakan turnamen ini juga memberi kesempatan bagi insan sepakbola Sumut untuk belajar dari negara-negara lain yang memiliki sistem pembinaan lebih maju.

“Bisa juga menjadi contoh bagi kita dalam sistem pembinaan di negara-negara yang sudah lebih baik sepakbolanya seperti Australia. Bagaimana mereka menerapkan disiplin dan aspek lainnya,” ucapnya.

Di sisi lain, Idrus Djunaidi menilai penunjukan Sumatera Utara sebagai tuan rumah bukan tanpa alasan. Ia menyebut pengalaman sukses menggelar Piala Kemerdekaan 2025 menjadi salah satu bukti kesiapan daerah ini.

“Saat itu negara-negara yang hadir juga mengapresiasi pelaksanaan kejuaraan tersebut. Jadi bukan hal yang aneh jika PSSI menunjuk Sumatera Utara sebagai tuan rumah ASEAN U-19 Boys’ Bank Sumut Championship 2026,” katanya.

Idrus berharap ajang tersebut tidak hanya sukses sebagai penyelenggaraan, tetapi juga memberi dampak nyata terhadap peningkatan kualitas sepakbola Sumatera Utara di masa mendatang.

(Agung)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles