Minggu, Januari 18, 2026

Bupati Samosir Canangkan Gerakan Wisata Bersih dan Visit Samosir Years 2025–2026 di Waterfront Pangururan

SAMOSIR – Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Ni Luh Enik Ermawati, bersama Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution, Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom, dan Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk, mencanangkan Gerakan Wisata Bersih (GWB) di Waterfront Pangururan, sekaligus meluncurkan program Visit Samosir Years 2025–2026.

Pencanangan ditandai dengan pemukulan gondang dan pelepasan burung merpati, disaksikan oleh pejabat Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, di antaranya Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Hariyanto, Staf Ahli Bidang Transformasi Digital dan Inovasi Pariwisata Masruroh, Asisten Deputi Pengembangan Amenitas dan Aksesibilitas Pariwisata Wilayah I Bambang Cahyo Murdoko, serta Direktur Utama BPODT Jimmy Bernando Panjaitan.

Turut hadir Advisor PT Astra International Tbk Riza Deliansyah, Bupati Tapanuli Utara JTP Hutabarat, unsur Forkopimda, pimpinan OPD Pemkab Samosir, pelaku pariwisata, serta tokoh masyarakat.

Kegiatan diwarnai dengan pembagian alat kebersihan kepada Pokdarwis dan gotong royong massal membersihkan kawasan wisata. Gerakan ini merupakan kolaborasi untuk menciptakan destinasi wisata yang bersih, asri, dan berdaya saing tinggi, sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan.

Dalam kesempatan itu, Pemkab Samosir juga meluncurkan aplikasi “Samosir Tourism”, yang dapat diunduh melalui Play Store sebagai panduan digital pariwisata Samosir.

“Aplikasi ini kami hadirkan untuk mempermudah wisatawan mendapatkan informasi dan mengakses fasilitas wisata,” ujar Bupati Vandiko T. Gultom.

Bupati Vandiko menyampaikan bahwa sektor pariwisata Samosir berkembang pesat berkat sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten, serta dukungan masyarakat dan investor.

“Tahun 2024, target kunjungan 600 ribu wisatawan, namun tercapai 1,2 juta. Ini bukti nyata dampak ekonomi dari sektor pariwisata,” ungkapnya.

Ia juga menyebut bahwa Samosir kini masuk dalam daftar 25 destinasi wisata terbaik di Asia versi media internasional.

“Rekomendasi ini membuktikan bahwa pariwisata Samosir sudah berkelas internasional. Mari kita jaga momentum ini dengan hal sederhana: menjaga kebersihan, menyambut tamu dengan ramah, dan menjaga stabilitas harga,” ajak Vandiko.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyatakan kebanggaannya atas capaian Samosir.

“Samosir membuat bangga Sumatera Utara. Tapi membangun pariwisata tidak cukup dengan infrastruktur — dimulai dari diri kita sendiri, menjaga kebersihan,” tegas Bobby.

Ia juga mengumumkan bahwa Danau Toba akan menjadi tuan rumah ajang lari internasional “Ultra Trail Mont Blanc” pada Oktober 2025, yang diharapkan mendatangkan ribuan wisatawan dari berbagai negara.

Sementara Wamenparekraf Ni Luh Enik Ermawati (Ni Luh Puspita) menyampaikan kekagumannya terhadap keindahan alam dan budaya Samosir.

“Setiap datang ke sini rasanya seperti pulang kampung. Alam dan keramahtamahan masyarakatnya luar biasa,” ujar Wamen.

Ia menyoroti potensi tenun khas Samosir sebagai bagian dari Wastra Nusantara yang dapat menjadi daya tarik wisata budaya. Namun, ia menekankan pentingnya menjaga kebersihan sebagai wujud rasa syukur atas keindahan alam.

“Tuhan memberi kita keindahan, tapi tugas kita menjaganya. Kebersihan adalah bagian dari iman,” tutur Ni Luh.

Menurutnya, Gerakan Wisata Bersih diinisiasi karena isu kebersihan masih menjadi tantangan besar di sektor pariwisata nasional.

“Dari 90-an negara, peringkat Indonesia dalam kebersihan turun. Jadi ini tanggung jawab bersama — bukan hanya pemerintah, tapi seluruh masyarakat dan pelaku wisata,” jelasnya.

Ia berharap gerakan ini mampu menumbuhkan kembali semangat gotong royong dan rasa memiliki terhadap destinasi wisata, serta mengapresiasi dukungan Pemprov Sumut dan PT Astra International sebagai mitra strategis.

“Danau Toba adalah destinasi prioritas nasional dan UNESCO Global Geopark. Mari kita jaga bersama agar tetap menjadi kebanggaan dunia,” tutup Ni Luh.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles