Tanjung Pura, TAPANULI — Menyambut dan mengisi keberkahan Bulan Suci Ramadan, Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tanjung Pura menggelar kegiatan pesantren kilat yang diikuti oleh 25 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) laki-laki. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini merupakan bagian dari membina kepribadian dan peningkatan pemahaman keagamaan bagi warga binaan, sebagai wujud nyata bahwa Ramadan adalah momentum terbaik untuk memperbaiki diri. Rabu (11 /03)
Kegiatan pesantren kilat ini secara resmi dibuka oleh Kepala Rutan Tanjung Pura, Fransisco Pandia. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan agar seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan kesungguhan. Ramadan, tegasnya, adalah waktu yang paling tepat untuk bertobat, memperdalam ilmu agama, dan membangun tekad menjadi pribadi yang lebih baik — sehingga kelak dapat kembali diterima dengan baik oleh keluarga dan masyarakat.
Materi pesantren kilat disampaikan oleh Ustaz Ramawadi, M.Pd.I dari Pesantren Sabilul Mukminin Stabat. Pada hari pertama yang telah terlaksana, para peserta mendapatkan materi praktis keagamaan meliputi praktik wudhu, praktik sholat, serta tata cara pemulasaraan jenazah — ilmu yang sangat penting untuk diamalkan langsung dalam kehidupan sehari-hari, terlebih di bulan yang penuh rahmat ini.
Selanjutnya, pada hari kedua yang akan segera dilaksanakan, Ustaz Ramawadi akan kembali melanjutkan kegiatan dengan materi yang tidak kalah berbobot. Para peserta akan mendapatkan materi tafsiran Al-Qur’an untuk memahami makna ayat-ayat suci secara lebih mendalam, dilanjutkan dengan materi adab dan akhlak sebagai bekal membentuk sikap dan perilaku yang baik dalam kehidupan bermasyarakat. Kegiatan akan ditutup dengan sesi tahfiz, membaca ayat-ayat Al-Qur’an, serta sesi tanya jawab interaktif antara warga binaan dan pemateri yang diharapkan dapat memberikan pemahaman keagamaan yang lebih komprehensif.
Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan kesungguhan para peserta, Rutan Tanjung Pura akan memberikan sertifikat kepada seluruh 25 WBP yang telah menyelesaikan rangkaian kegiatan pesantren kilat ini. Semoga ilmu yang diperoleh selama Ramadan menjadi bekal berharga untuk menjadi pribadi yang lebih baik, lebih taat, dan lebih bermanfaat bagi sesama.



