TANJUNG PURA, Tapanuli — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung Pura kembali menunjukkan keberhasilan dalam program ketahanan pangan melalui kegiatan panen ayam kampung yang dikelola dari lahan peternakan di Ketapang, Kamis (16/04).
Kegiatan ini menjadi salah satu bukti nyata upaya pemberdayaan ekonomi produktif di lingkungan pemasyarakatan yang dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan. Seluruh jajaran pimpinan dan pegawai turut menyambut hasil panen tersebut dengan antusias.
Program peternakan ayam kampung ini merupakan inisiatif untuk meningkatkan kemandirian lembaga sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang tersedia. Pengelolaan dilakukan secara profesional dengan memperhatikan aspek kebersihan, kesehatan ternak, serta kelayakan lingkungan, sehingga hasil panen memenuhi standar kualitas yang baik.
Pada panen kali ini, Rutan Tanjung Pura berhasil memanen sebanyak 80 ekor ayam kampung dengan total berat mencapai 100 kilogram. Hasil tersebut mencerminkan proses pemeliharaan yang dilakukan secara disiplin dan terencana selama beberapa bulan terakhir.
Proses panen berlangsung tertib dan kondusif dengan pengawasan langsung para pejabat struktural. Mulai dari pengambilan ayam di lahan Ketapang hingga penyerahan kepada agen penjualan dilakukan secara sistematis.
Menariknya, warga binaan turut dilibatkan secara langsung dalam proses panen, khususnya pada tahap penangkapan ayam. Keterlibatan ini menjadi bagian dari program pembinaan, yang bertujuan memberikan pengalaman kerja serta membangun keterampilan dan etos kerja positif bagi mereka.
Seluruh hasil panen kemudian diserahkan kepada agen penjualan yang telah bermitra dengan Rutan. Hasil penjualan tersebut akan digunakan kembali untuk pembelian bibit ayam kampung, guna memastikan keberlanjutan program peternakan.
Ke depan, bibit baru akan kembali ditempatkan di lahan Ketapang dengan peningkatan tata kelola kandang dan pola pakan. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan hasil produksi pada panen berikutnya.
Melalui program ini, Rutan Tanjung Pura menegaskan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus menciptakan lembaga pemasyarakatan yang mandiri, produktif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
(Agung)



